logo-light logo-dark
  • Beranda
  • Profil Desa
    • Visi & Misi
    • Perangkat Desa
    • Sejarah Desa
  • Layanan
    • Pembuatan KTP
    • Pembuatan KK
    • Pembuatan AKTE Kelahiran
  • Lembaga
    • BPD
    • LPMD
    • RT / RW
    • PKK
    • Karang Taruna
  • Data Desa
    • Potensi Desa
    • Data Pendidikan
    • Data Kesehatan
    • Data Kependudukan
    • Data Keuangan
    • Data Ekonomi
    • Data Sosial Budaya
    • Data Lainnya
  • Informasi
    • Info APBdes
    • Info Berita
    • Informasi Dokumen APBDes
  • Produk Hukum
  • Galeri
  • Aduan Masyarakat
  • PPID
    • Informasi Berkala
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
    • Informasi Dikecualikan
    • Permohonan Informasi Publik
    • Permohonan Keberatan
    • Penyelesaian Sengketa
    • Maklumat Layanan Informasi Publik
  • Desa Anti Korupsi
    • I. Penguatan Tata Laksana
    • II. Penguatan Pengawasan
    • III. Penguatan Kualitas Pelayanan Publik
    • IV. Penguatan Partisipasi Masyarakat
    • V. Kearifan Lokal

Sejarah Desa

  • Beranda
  • Profil Desa
  • Sejarah Desa

Sejarah Desa


image

Sejarah Desa Bekonang

berdirinya Desa Bekonang tak lepas dari sosok pengembara bernama Kiai Konang. Kiai yang disebut berhati baik, berwibawa, dan rendah hati itu berasal dari Kerajaan Majapahit.

Sosok Kiai Konang merupakan senopati dari Kerajaan Majapahit. Ia mempunyai tipikal orang yang tak suka dikenal orang. Salah satu alasannya yaitu agar dapat berguna bagi masyarakat.

Konon, sosok di balik asal usul Bekonang ini suka mengajari masyarakat bercocok tanam, membuat irigasi, dan beternak aneka unggas. Hal itu bertujuan agar kehidupan masyarakat bagian timur Sungai Bengawan Solo semakin berkembang.

Tak hanya itu, Kiai Konang juga mendirikan pasar di wilayah lereng barat Gunug Lawu. Berkembangnya pasar tersebut diikuti kemunculan preman-preman pasar yang membuat masyarakat resah.

Kiai Konang yang mendapatkan laporan warga kemudian menemui pimpinan preman pasar bernama Kiai Anggaspati. Perkelahian keduanya pun tak terhindarkan hingga dimenangkan oleh sang Senopati Majapahit yang bersenjata cambuk.

Kiai Anggaspati yang dalam keadaan sekarat dibawa Ki Konang ke Sendang Panguripan. Konon, Pimpinan preman pasar tersebut dapat hidup kembali setelah dibawa ke sendang.

Kiai Konang yang banyak berjasa kemudian diabadikan namanya pada nama pasar yang ia dirikan, yakni Pasar Konon. Seiring berjalannya waktu, banyak masyarakat yang mengucapkan Pasar Bekonang. Hal itulah yang menjadi asal usul nama Bekonang. Ada versi lain yang menyebut Bekonang berasal dari tempat untuk berjualan tembakau yang dalam Bahasa Jawa disebut mbakonang.

Kiai Konang lantas berkenalan dengan sejumlah warga setempat. “Kiai Konang tak ingin lagi terlibat dalam urusan kerajaan dan jabatan. Dia ingin hidup sederhana di desa itu.

Berita


SOSIALISASI PENGADAAN BARANG DAN JASA NON TENDER
SOSIALISASI PENGADAAN BARANG DAN JASA NON TENDER 06 April 2023 Science
logo

Jalan Mayor Achmadi No. 19, Bekonang, Mojolaban, Rw. 6, Bekonang, Kec. Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57554

Link Terkait
  • Layanan
  • PPID
  • Pemkab Sukoharjo
Jadwal Pelayanan
  • Senin s/d Kamis : 07.30 - 15.00 WIB
  • Jum'at : 07.30 - 11.00 WIB
  • Sabtu : Libur
Aplikasi Desa
  • Perpustakaan Desa
  • Absen Perangkat Desa
  • Cepat Tanggap
Unduhan
  • Formulir Pengajuan KTP
  • Formulir Pembuatan AKTE
  • Formulir Pembuatan KK
Pengunjung hari ini: 4 Orang
Total Pengunjung: 26297 Orang
Total pengunjung online: 1 Orang

Hak Cipta © Desa Bekonang | Kabupaten Sukoharjo